Copyright © Let's Talk Biography
Design by Dzignine
Friday, 30 October 2015

BIOGRAPHY: GALILEO GALILEI




GALILEO'S AWAL HIDUP, PENDIDIKAN DAN EKSPERIMEN

Galileo Galilei dilahirkan di Pisa, Tuscany pada tanggal 15 Februari 1564 sebagai anak pertama dari enam bersaudara dari Vincenzo Galilei, seorang matematikawan dan musisi asal Florence, dan Giulia Ammannati.

Dia mulai belajar kedokteran di Universitas Pisa tetapi berubah menjadi filsafat dan matematika. Pada 1589, ia menjadi guru besar matematika di Pisa. Pada tahun 1592, ia pindah ke menjadi profesor matematika di Universitas Padua, posisi yang dipegangnya sampai 1610. Selama ini lah dia bekerja pada berbagai percobaan, termasuk kecepatan di mana objek yang berbeda jatuh, mekanik dan pendulum.

Dia dianggap sebagai bapak ilmu pengetahuan modern, Galileo membuat kontribusi besar untuk bidang fisika, astronomi, kosmologi, matematika dan filsafat. Pada 1609, Galileo mendengar tentang penemuan teleskop di Belanda. Tanpa melihat contoh, ia membangun sebuah versi superior dan membuat banyak penemuan astronomi, Ia menjadi orang pertama yang memakainya untuk mengamati langit, dan untuk beberapa waktu, ia adalah satu dari sedikit orang yang bisa membuat teleskop sebagus itu. Awalnya, ia membuat teleskop hanya berdasarkan deskripsi tentang alat yang dibuat di Belanda pada 1608. Ia membuat sebuah teleskop dengan perbesaran 3x dan kemudian membuat model-model baru yang bisa mencapai 32x. Pada 25 Agustus 1609, ia mendemonstrasikan teleskop pada pembuat hukum dari Venesia. Selain itu, hasil kerjanya juga membuahkan hasil lain karena ada pedagang-pedagang yang memanfaatkan teleskopnya untuk keperluan pelayaran. Pengamatan astronominya pertama kali diterbitkan di bulan Maret 1610, berjudul Sidereus Nuncius yang juga berisi pengamatan dari permukaan bulan dan deskripsi dari banyak bintang baru di Bima Sakti. Dalam upaya untuk mendapatkan bantuan dengan bangsawan besar berkuasa dari Tuscany, Cosimo II de Medici, ia menyarankan bulan Jupiter disebut "Medician Stars".

Galileo juga menemukan tiga satelit alami Jupiter -Io, Europa, dan Callisto- pada 7 Januari 1610. Empat malam kemudian, ia menemukan Ganymede. Ia juga menemukan bahwa bulan-bulan tersebut muncul dan menghilang, gejala yang ia perkirakan berasal dari pergerakan benda-benda tersebut terhadap Jupiter, sehingga ia menyimpulkan bahwa keempat benda tersebut mengorbit planet.

Galileo adalah salah satu orang Eropa pertama yang mengamati bintik matahari. Selain itu, Galileo juga adalah orang pertama yang melaporkan adanya gunung dan lembah di bulan, kesimpulan yang diambil melihat dari pola bayangan yang ada di permukaan. Ia kemudian memberi kesimpulan bahwa bulan itu "kasar dan tidak rata, seperti permukaan bumi sendiri", tidak seperti anggapan Aristoteles yang menyatakan bulan adalah bola sempurna.



Ujian Hidup Galileo

Pada tahun 1612, Galileo pergi ke Roma dan bergabung dengan Accademia dei Lincei untuk mengamati bintik matahari. Galileo juga dikenal sebagai seorang pendukung Copernicus mengenai peredaran bumi adalah bulat mengelilingi matahari dan matahari sebagai pusat sistem tata surya.

Pada tahun itu juga, muncul penolakan terhadap teori Nicolaus Copernicus, teori yang didukung oleh Galileo. Pada tahun 1614, dari Santa Maria Novella, Tommaso Caccini mengecam pendapat Galileo tentang pergerakan bumi, memberikan anggapan bahwa teori itu sesat dan berbahaya. Galileo sendiri pergi ke Roma untuk mempertahankan dirinya. Pada tahun 1616, Kardinal Roberto Bellarmino menyerahkan pemberitahuan yang melarangnya mendukung maupun mengajarkan teori Copernicus.

Dan selanjutnya pada tahun 1616 Gereja Katolik menempatkan argumen ilmiah modern Nicholas Copernicus “De Revolutionibus" mengenai heliosentris (berpusat pada matahari), pada indeks buku yang dilarang. Paus Paulus V memanggil Galileo ke Roma dan mengatakan bahwa dia tidak boleh mendukung Copernicus di depan umum.

Pada 1632, ia kembali dikutuk untuk ajaran sesat setelah bukunya ‘Dialogue Concerning the Two Chief World Systems' diterbitkan. Ini berangkat argumen untuk dan terhadap teori Copernicus dalam bentuk diskusi antara dua orang. Galileo dipanggil untuk menghadap Inkuisisi (pengadilan terhadap ajaran sesat oleh Gereja Katolik Roma) di Roma. Pada awalnya dia membantah bahwa dia telah menganjurkan heliocentrism, tetapi kemudian ia mengatakan ia hanya telah melakukannya secara tidak sengaja. Galileo dihukum karena "dicurigai keras atas ajaran sesat" dan di bawah ancaman penyiksaan dipaksa untuk mengungkapkan kesedihan dan mengutuk kesalahan nya.

Dia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, kemudian dikurangi menjadi tahanan rumah permanen di vilanya di Arcetri, selatan dari Florence. Di bulan Desember 1633, ia diperbolehkan pensiun ke vilanya di Arcetri. Buku terakhirnya, Discorsi e dimostrazioni matematiche, intorno à due nuove scienze diterbitkan di Leiden pada 1638. Di saat itu, Galileo hampir buta total. Pada tanggal 8 Januari 1642, Galileo wafat di Arcetri saat ditemani oleh Vincenzo Viviani, salah seorang muridnya.



Warisan Galileo

Percobaan-percobaan gerak oleh Galileo kemudian membuka jalan bagi kodifikasi mekanika klasik oleh Isaac Newton. Heliocentrism nya dengan modifikasi oleh Kepler akhirnya segera diterima sebagai fakta ilmiah. Penemuannya, dari kompas dan timbangan hingga teleskop dan mikroskop, merevolusi astronomi dan biologi. Dan kegemarannya untuk eksperimen bijaksana dan inventif mendorong metode ilmiah terhadap bentuk modern.


Menurut Stephen Hawking, Galileo dapat dianggap sebagai penyumbang terbesar bagi dunia sains modern. Ia juga sering disebut-sebut sebagai "bapak astronomi modern", "bapak fisika modern", dan "bapak sains". Hasil usahanya bisa dikatakan sebagai terobosan besar dari Aristoteles. Konfliknya dengan Gereja Katolik Roma adalah sebuah contoh awal konflik antara otoritas agama dengan kebebasan berpikir terutama dalam sains pada masyarakat Barat.


see this: http://goosejarah.blogspot.co.id/

0 comments:

Post a Comment